Rabu, 14 Januari 2015

JEJAK TANPA CAHAYA
Hanya suara pagi
Dan bagiku begitu lirih
Namun sering kau dengar
Di sepanjang hari
Menghias setiap langkah
Bahkan hembus nafas yang kau hirup
Itulah mengapa kau tak peduli
Pada resah angin, tangis sang daun, risau burung
Dan langit biru yang kian redup,
Karenamu.......
Rumah-rumah mereka hancur
Habitat mereka musnah,
Tidakkah kau tahu ???
Sampai kini pun aku tetap tak mengerti
Apa yang kau cari
Pundi-pundi rupiah yang kau banggai
Atau eksistensi diri yang mengelabui ???
Lantas apa yang kau simpan dibenakmu
Sepicik itukah kau menghargai semesta
Tidakkah sesal kan menghantui
Dalam keabadian yang takkan pernah bisa mengembalikanmu
Pada riang semesta yang dahulu kau pijak...