Mahasuci Allah yang telah
menciptakan semesta dengan segenap kesempurnaan dan keteraturannya. Tidak ada
satupun yang luput dari pengawasannya bahkan isi hati yang tersembunyi. Susah,
senang, tangis dan tawa akan selalu datang dan menghilang. Membentuk rangkaian
yang tiada henti berganti. Tidak ada kata abadi dalam kehidupan yang kita
jalani. Semua hal mempunyai ruang dan masa berlaku yang tak mungkin ditentang.
Kau, aku dan alam raya ini. Bulan, bintang, pelangi dan hujan semua berjalan
dalam keteraturan, tunduk dan patuh pada titah Rabbnya tanpa kata tidak atau
enggan.
Lalu bagaimana dengan kita ??????
Kewajiban yang sesungguhnya
untuk kebaikan dunia dan akhirat kita saja enggan melakukannya, bahkan kadang
menolaknya dengan rasa congkak atau hanya kita lakukan dengan sisa-sisa tenaga dan waktu kita. Kita hampir tidak pernah menyediakan waktu untuk
selalu berdua dengan-Nya, menghadirkan nama-Nya dalam setiap hembus nafas kita. Masih pantaskah
kita mengaku hamba-Nya ?????
Semunya dunia membuat kita lupa
pada yang maha sempurna, pencipta alam semesta. Ego yang meraja dan nafsu
angkara yang menguasai kepala mengalahkan ketundukan kita. Tidak malukah pada
gunung-gunung, bulan, bintang, daun, ranting dan batang pepohonan ? mereka
senantiasa bertasbih pada Rabbnya. Kehadirannya membawa manfaat untuk semesta
raya. Lantas apa yang sudah kita lakukan sebagai makhluk berakal yang seharusnya
bisa membawa manfaat yang lebih banyak untuk sesama dan semesta bukan
merusaknya dengan kesombongan dan kecongkakan kita, bahkan untuk mensyukuri
segala nikmat yang tak pernah putus kita nikmati saja kita lupa……saking
congkaknya.
Luruhkanlah segala kesombongan
karena memang tidak ada yang layak kita sombongkan, seluruh tubuh kita dipenuhi
dengan kotoran, di seluruh permukaan kulit, di dalam kantung kemih, di dalam
usus besar. Kemana-mana kita membawa kotoran. Tidak sadarkah ????? buanglah
rasa congkak dan sombong itu jauh-jauh. Rendahkan hati dan tinggikan pekerti.
Bukankah syetan di usir dari syurga juga karena kesombongannya ????
Rabbanaa
zhalamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunannaa minal khaasiriin..............................

