CITA RASA INDONESIA DI SHIZUOKA
Rasanya Tidak ada kata yang tepat
mewakili segala perasaan saya untuk bapak, ibu dan teman-teman dari Indonesia di
Shizuoka. Akan tetapi izinkan saya berterima kasih atas semua bantuan dan
kemudahan yang telah diberikan kepada saya selama short visit di Shizuoka
University. Terima kasih untuk
teman-teman Indonesia di Shizuoka (PPI Shizuoka), Formashi Shizudai; Mba Uci beserta suami,
Mba Nur, Bu Ari, Mba Rani, Pak Naviz, Pak Anung, Pak Pras, Bu Surya and the gank, Mas
Noki, Mas Andi, Kak Ai, Vina, Sena, Nadya, Teh Lely dan Pak Ilman, Teh Ratna serta teman-teman lain yang tidak bisa saya sebut satu per satu. Terima
kasih telah menghadirkan cita-rasa Indonesia sejak pertama kali saya datang. Terima
kasih atas energi serta waktu yang telah terluang untuk membersamai saya dan
teman-teman dari UGM. Terima kasih untuk selalu menghibur saya ketika rasa
rindu pada kampung halaman dan makanan Indonesia tiba-tiba memburamkan rasa dengan menghadirkan
makanan-makanan tersebut dalam pertemuan yang diadakan rutin setiap bulan. Kebersamaan
yang tidak akan pernah terlupakan. Kehangatan yang mampu mengurai dinginnya
suasana ketika puncak musim dingin hampir menjelang. Terima kasih telah berbagi
pengalaman meski hanya di sela-sela kelelahan atau ditengah perjalanan sepulang
jalan-jalan mencari beragam kebutuhan.Terima kasih Bu Ari, mba Nur, Mba Uci untuk
mie titi dan takoyakinya, citarasa dua negara untuk yang gagal move on dari
makanan Indonesia J
Terima kasih untuk mie ayam, tahu bakso,
bakwan dan es kelapa muda artifisial hasil kreativitas dan masak bareng
srikandi-srikandi Formashi Shizudai. Terima kasih untuk doa dan semangat yang
tak pernah padam dalam upaya meneguhkan kebersamaan, semoga semakin mengokohkan
persaudaraan warga Indonesia di negeri sakura khususnya di Shizuoka dan terus
berlanjut hingga nanti kembali ke Indonesia dengan terus bersinergi membangun Indonesia yang lebih baik. Terima kasih.....

