Sepi itu tidak berarti mati, ada kehidupan di
sana meski yang terdengar hanya suara jangkrik dan gemerisik dedaunan yang
tertiup angin. Memang kecil, tapi ada. Karena kecil tidak berarti lemah dan tak
berguna. Tidak ada hal besar yang tidak dimulai dengan hal kecil dan langkah
keseribu pun tidak akan pernah ada tanpa ayunan langkah pertama. Setiap orang
terlahir dengan sempurna, lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Bukan untuk menjadi sombong dengan kelebihan yang dimilikinya, namun untuk
membagi kelebihan itu dengan orang lain yang membutuhkan serta bukan untuk
menjadi rendah diri karena kekurangan yang ada dalam diri kita, kekurangan itu
hadir agar kita tidak pernah berhenti berusaha melengkapi kekurangan yang kita
miliki dan terus mengoptimalkan potensi yang ada di dalam diri. Seperti
pemandangan yang saya lihat malam ini, taman kunang-kunang.
Malam belum terlalu pekat ketika ratusan kunang-kunang beterbangan di atas
areal pesawahan yang saya lewati memendar kerlip cahaya kemasan yang
dibawanya. Pemandangan yang sering saya lihat semasa kecil, namun sudah sulit
sekali di temukan saat ini, karena serbuan bahan kimia berbahaya dan
penggunaannya yang membabi buta membuat komunitas kunang-kunang ()
perlahan sirna. Kerlip Indah cahaya kunang-kunang tidak jelas terlihat dikala
sendiri dan ketika mereka terbang bersama di atas gulita, pekatnya malam
berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dipandang. Begitu juga dengan
kita. Penduduk desa yang sederhana itu hadir melengkapi perjalanan hidup kita
bukan untuk menjadi bulan-bulanan ego kita sebagai orang yang mempunyai
kelabihan kesempatan, tenaga dan waktu untuk menimba ilmu lebih banyak dari
mereka. Mereka adalah orang-orang yang memberikan kesempatan kepada kita agar
ilmu yang kita pelajari menjadi sesuatu yang berguna. Mereka adalah orang-orang
yang memberikan kesempatan kepada kita untuk mengamalkan ilmu yang kita terima
di bangku kuliah.
Sukses itu bukan
ketika kita memegang jabatan penting di sebuah institusi atau perusahaan
ternama, karena boleh jadi saat itu kita sedang merusak lingkungan dan
masyarakat dengan ilmu yang kita miliki. sukses adalah ketika kita dekat kepada
Allah dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada orang lain dan
lingkungan sekitar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar