Apa Yang Harus kita Keluhkan?
Tiada kata yang sanggup terucap kecuali betapa maha baiknya Allah, Bahkan obat dari penyakit itu Allah hadirkan dari mikroorganisme penyebab penyakit itu sendiri, maltocin mungkin hanya salah satu dari fenomena tersebut dan masih banyak lagi fenomena serupa yang dapat terus digali dan dikembangkan. Seperti ulat api misalnya, para petani teh umumnya tahu bahwa rasa gatal dan panas yang disebabkan oleh ulat api ketika mengenai kulit dapat hilang dengan cara mengoleskan cairan tubuh si ulat api itu dan banyak lagi kebaikan Allah yang masih tertutup oleh keterbatasan kita dalam memahami dan menggali ilmu-Nya yang maha luas. Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan...??? bukankah Allah mengkaruniai kita akal dan akal itulah yang membedakan kita dari makhluk lainnya? Lantas mengapa lebih banyak hal yang kita keluhkan daripada hal-hal yang kita tafakuri untuk kemudian dijadikan pelajaran ???
Maltocin P28, senyawa kimia yang diisolasi dari Stenotrophomonas maltophilia dan setelah diteliti ternyata dapat menghambat pertumbuhan bakteri genus stenotrophomonas yang bersifat patogen terhadap manusia. 19 dari 44 isolat bakteri Stenostopomonas maltophilia yang diuji dapat dihambat pertumbuhannya oleh maltocin P28 hingga kemudian maltocin P28 direkomendasikan menjadi kandidat pengganti antibiotik untuk terapi penyakit infeksi yang disebabkan oleh Stenotropomonas malthophilia.
Hal ini mengingatkan saya pada salah satu hadits Rasululllah “Hai hamba-hamba Allah, berobatlah kalian, karena sesungguhnya Allah SWT tidak sekali-sekali membuat penyakit melainkan Dia membuat pula obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu penyakit tua." (HR.Ahmad).
Tiada kata yang sanggup terucap kecuali betapa maha baiknya Allah, Bahkan obat dari penyakit itu Allah hadirkan dari mikroorganisme penyebab penyakit itu sendiri, maltocin mungkin hanya salah satu dari fenomena tersebut dan masih banyak lagi fenomena serupa yang dapat terus digali dan dikembangkan. Seperti ulat api misalnya, para petani teh umumnya tahu bahwa rasa gatal dan panas yang disebabkan oleh ulat api ketika mengenai kulit dapat hilang dengan cara mengoleskan cairan tubuh si ulat api itu dan banyak lagi kebaikan Allah yang masih tertutup oleh keterbatasan kita dalam memahami dan menggali ilmu-Nya yang maha luas. Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan...??? bukankah Allah mengkaruniai kita akal dan akal itulah yang membedakan kita dari makhluk lainnya? Lantas mengapa lebih banyak hal yang kita keluhkan daripada hal-hal yang kita tafakuri untuk kemudian dijadikan pelajaran ???
Sesungguhnya apa yang ada di langit dan di bumi adalah pelajaran bagi orang-orang yang berfikir (selalu mengingat allah dalam setiap keadaan)......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar