AKU DAN LEMBAYUNG SENJA
Memendar pesona di ujung senja
Indahkan dunia dengan rona cahaya jingga
Menggoda setiap mata tuk melihatnya
Sebelum gelap bertahta
Pudarkan semua pesona
Hingga indahmu terlupa
Seperti itulah aku...
Penduduk mayoritas negeri ini
Pundi-pundi suara para politisi
Lahan subur tempat menyemai janji
Yang pesonanya sering terlupa
Setelah target suara terpenuhi
Kemudian ambisi duniawi menguasai puncak hirarki
Menutup mata hati yang semula berseri
Membuat adaku tak lagi terlihat
Walau aku terus berteriak
Mana pembangunan infrastruktur yang kau janjikan
Mana realisasi program kerja yang kau ajukan
Aku bosan dengan orasi politik yang kau gelar
Aku muak dengan kemolekan visi yang tidak terjangkau nalar
Karena, bukan itu yang ku inginkan
Aku rindu pemimpin bermartabat yang mencintai dan dicintai
rakyat
Tokoh panutan yang bisa menjadi teladan
Pejabat yang kuat mengemban amanat
Seperti matahari yang tak pernah berhenti bersinar
Memberi manfaat bagi seluruh negeri
Dengan cahaya yang ia miliki
Karawang, 07 Juli 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar